inshopko.com - Burung Walet dan Sriti adalah dua jenis burung yang sering ditemukan di Indonesia. Meskipun keduanya termasuk burung pengicau, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Lantas, sebenarnya apa perbedaan burung walet dan burung sriti? Yuk, temukan jawabannya di bawah ini!

Habitat

Burung walet dan burung sriti memiliki habitat yang berbeda karena spesies mereka memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda. Berikut adalah perbedaan habitatnya:

  • Burung Walet

Burung Walet (berita.99.co)

Perbedaan burung walet dan burung sriti yang pertama yaitu, burung walet biasanya hidup di daerah pantai dan pesisir laut. Mereka sering ditemukan di gua-gua yang terletak di tebing-tebing karst, bangunan-bangunan seperti gedung-gedung tinggi, dan jembatan-jembatan.

Mereka biasanya memilih lokasi yang tinggi dan terbuka agar mudah terbang dan mencari makanan di sekitarnya. Selain itu, burung walet juga membutuhkan tempat yang aman dan terlindungi untuk membangun sarang mereka dari air liur.

  • Burung Sriti

Burung Sriti (industri.kontan.co.id)

Burung sriti biasanya ditemukan di hutan-hutan dan daerah pedesaan dengan vegetasi yang lebat. Mereka biasanya menghuni pepohonan tinggi dan daerah dengan banyak semak dan semak belukar.

Beberapa spesies sriti juga dapat ditemukan di daerah lahan pertanian atau kebun-kebun yang memiliki banyak tanaman buah-buahan. Kebanyakan spesies sriti memilih lingkungan yang memiliki banyak tempat berteduh dan sumber air yang mudah dijangkau.

Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa perbedaan burung walet dan burung sriti memiliki habitat yang berbeda. Burung walet biasanya hidup di lingkungan yang terbuka dan tidak banyak terdapat pepohonan, sedangkan burung sriti membutuhkan lingkungan dengan banyak pepohonan dan vegetasi yang lebat.

Namun, perbedaan walet dan sriti ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati di habitatnya masing-masing.

Warna Bulu

Perbedaan sriti dan walet dari segi warna bulu yaitu, burung walet memiliki warna bulu yang dominan hitam atau coklat tua dengan perut berwarna putih kekuningan. Sedangkan burung sriti memiliki warna bulu yang beragam tergantung spesiesnya.

Beberapa spesies sriti memiliki warna bulu cerah seperti kuning atau hijau, sementara yang lain memiliki warna bulu yang lebih netral seperti coklat atau abu-abu.

Bentuk Tubuh

Burung walet dan burung sriti memiliki perbedaan bentuk tubuh yang mencolok, yang berkaitan dengan adaptasi mereka terhadap lingkungan hidup yang berbeda. Berikut ini adalah perbedaan burung walet dan burung sriti dari bentuk tubuh:

  • Bentuk tubuh burung walet

Perbedaan burung sriti dan walet dari bentuk tubuhnya yaitu, burung walet memiliki bentuk tubuh yang ramping dan kecil dengan panjang tubuh sekitar 10-12 cm. Mereka memiliki sayap yang panjang, lancip, dan memanjang ke belakang, serta ekor yang pendek dan terbelah.

Sayap yang panjang dan lancip memungkinkan burung walet untuk terbang dengan cepat dan lincah ketika mereka mencari makanan dan membangun sarang di lingkungan yang terbuka seperti tebing karst atau bangunan-bangunan tinggi.

Tubuh burung walet umumnya berwarna hitam atau coklat tua dengan perut berwarna putih kekuningan.

  • Bentuk tubuh burung sriti

Burung sriti memiliki bentuk tubuh yang lebih gemuk dan kurang ramping dibandingkan dengan burung walet. Tubuh burung sriti biasanya berukuran lebih besar dengan panjang tubuh yang berkisar antara 15-20 cm.

Mereka memiliki sayap yang pendek dan bulat, dan ekor yang bervariasi tergantung pada spesiesnya. Tubuh burung sriti umumnya berwarna cerah seperti hijau, kuning, atau biru, dengan pola-pola warna yang indah dan menarik perhatian.

Dari perbedaan burung walet dan burung sriti di atas dapat disimpulkan bahwa burung walet memiliki bentuk tubuh lebih ramping dan kecil dengan sayap yang panjang dan lancip, sedangkan tubuh burung sriti lebih gemuk dengan sayap yang pendek dan bulat.

Perbedaan bentuk tubuh ini mencerminkan adaptasi masing-masing burung terhadap lingkungan hidup mereka dan gaya hidup yang berbeda.

Kebiasaan Makan

Burung walet adalah burung yang bersifat karnivora, yang berarti mereka memakan serangga kecil seperti lalat dan capung. Mereka terkenal karena membangun sarang mereka dari air liur yang mereka keluarkan.

Sementara itu, burung sriti biasanya bersifat omnivora, yang berarti mereka makan berbagai jenis makanan seperti serangga, biji-bijian, dan buah-buahan.

Kicauan

Burung walet tidak dikenal karena kicauannya. Sebaliknya, mereka mengeluarkan suara-suara yang lebih berupa serakan atau gemeretak.

Sedangkan burung sriti adalah burung pengicau yang dikenal karena suaranya yang merdu dan variatif. Beberapa spesies sriti bahkan dapat menirukan suara-suara lain dari lingkungan mereka.

Perbedaan Sarang Walet dan Sriti

Sarang burung walet dan burung sriti memiliki perbedaan dalam bentuk, ukuran, bahan baku, dan cara pembuatan. Berikut adalah perbedaan burung walet dan burung sriti dari bentuk sarang:

  • Bentuk dan ukuran sarang

Sarang Walet (industri.kontan.co.id)

Sarang burung walet berbentuk cawan atau mangkuk terbalik dan terbuat dari kumpulan air liur yang mereka keluarkan dan bahan-bahan seperti lumut atau ranting yang mereka ambil dari lingkungan sekitar.

Ukuran sarang walet biasanya relatif kecil, dengan diameter sekitar 5-10 cm dan kedalaman sekitar 2-3 cm. Sedangkan sarang burung sriti berbentuk bulat dan terbuat dari bahan-bahan seperti daun, batang rumput, atau serat-serat kayu.

Ukuran sarang sriti lebih besar daripada sarang walet, dengan diameter sekitar 10-15 cm dan kedalaman sekitar 5-10 cm.

  • Bahan baku pembuatan sarang

Perbedaan burung walet dan burung sriti dari pembuatan sarang yaitu, burung walet hanya menggunakan air liur mereka dan bahan-bahan organik kecil seperti lumut atau ranting untuk membuat sarang mereka.

Air liur yang mereka keluarkan mengandung zat-zat seperti protein, gula, dan mineral yang membantu mengikat bahan-bahan organik dan membentuk sarang yang kokoh dan tahan lama. Sedangkan burung sriti menggunakan bahan-bahan seperti daun, batang rumput, atau serat-serat kayu untuk membuat sarang mereka.

Beberapa spesies sriti juga menambahkan bahan-bahan seperti lumut, lumut daun, atau bulu-bulu untuk memberikan kenyamanan dan isolasi pada sarang mereka.

  • Cara pembuatan sarang

Sarang Sriti (industri.kontan.co.id)

Burung walet membangun sarang mereka dengan menempelkan air liur mereka pada dinding gua atau bangunan-bangunan tinggi. Air liur tersebut mengering dan membentuk lapisan tipis yang kuat, yang berulang kali diulang hingga membentuk cawan atau mangkuk terbalik.

Sedangkan burung sriti membangun sarang mereka dengan mengepalkan bahan-bahan organik seperti daun, batang rumput, atau serat-serat kayu, kemudian menempelkannya dengan menggunakan air liur atau benang halus.

Mereka sering memilih lokasi yang tersembunyi dan dilindungi untuk membangun sarang mereka.

Itulah beberapa perbedaan burung walet dan burung sriti. Meskipun memiliki karakteristik yang berbeda, namun keduanya sama-sama memiliki keunikan dan keindahan yang layak dihargai.